Pengaruh Penambahan Ragi Tempe Terhadap Kualitas Fisik Tepung Putih Telur Itik

Authors

  • Nur Arifin Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Metha Monica Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Fatati Fatati Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi

Abstract

Telur itik memiliki sifat yang mudah rusak, daya simpan yang relatif singkat dan aroma amis. Maka perlu dilakukan pengolahan untuk menghasilkan produk yang bisa dimanfaatkan dalam industri pengolahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ragi tempe terhadap kualitas fisik tepung putih telur itik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok sebagai ulangan, perlakuan tersebut adalah P-0: tepung putih telur itik tanpa penambahan ragi tempe 0%, P-1: tepung putih telur itik dengan penambahan ragi tempe 0,25%, P-2: tepung putih telur itik dengan penambahan ragi tempe 0,5%, P-3: tepung putih telur itik dengan penambahan ragi tempe 0,75%, dan P-4: tepung putih telur itik dengan penambahan ragi tempe 1%. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, jika berpengaruh sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan penambahan ragi tempe berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai pH dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya buih, tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap rendemen dan kadar air. Penambahan ragi tempe dapat menurunkan nilai pH dengan perlakuan terbaik terdapat pada P-1 sebesar 6,75 dan dapat meningkatkan persentase daya buih dengan perlakuan terbaik terdapat pada P-4 sebesar 129,62%, sedangkan nilai rendemen dan kadar air relatif mengalami peningkatan dan penurunan. Kadar air dan pH tepung putih telur itik sudah memenuhi standar SNI tepung telur.

Downloads

Published

2023-05-02